CINTA TANAH AIR INDONESIA
kata pengantar,
Rasa syukur yang dalam kami sampaikan ke hadiran Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan hidayahNya makalah ini dapat kami selesaikan sesuai yang diharapkan.Dalam makalah ini saya membahas “CINTA TANAH AIR INDONESIA”, suatu permasalahan yang tidak terfikirkan oleh masyarakat Indonesia.
Makalah ini dibuat dalam untuk memenuhi nilai softskill dan di terbitkan di blog agar masyarakat Indonesia sadar akan cinta nya terhadap negaranya.dan makalah ini saya buat untuk memenuhi nilai mata kuliah PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Demikianlah makalah yang saya buat semoga bisa bermanfaat dan bisa menyadarkan seluruh masyarakat Indonesia agar tetap selalu mencintai negaranya dan merawat nya.
BAB I
PENDAHULUAN
PERNAHKAH Anda mendengar kata cinta? Jawabannya pasti sudah. Ratusan, bahkan ribuan kali setiap harinya kita mendengar kata tersebut. Tetapi jika kemudian diminta untuk mendiskripsikan maknanya, kalau ada lima orang berdebat tentang makna cinta, mungkin bisa muncul 15 item arti yang berbeda-beda.
Sebagai makhluk terbaik yang diciptakan oleh Allah SWT, dan relasi-relasinya yang harus ia kerjakan, perlu di-under line, bahwa tugas manusia itu dapat dirinci meliputi tugas-tugas vertikal dan tugas-tugas horisontal. Suatu tugas dikatakan sebagai tugas vertikal, jika ia berhubungan langsung dengan Allah (\’cinta\’ kepada Allah). Sementara itu, bila tugas tersebut berkaitan dengan makhluk (diri sendiri, orang lain, suatu kaum, bangsa, makhluk hidup yang lain, makhluk ghaib); hal tersebut disebut tugas horisontal. Pada tugas-tugas horisontal inilah terletak muatan-muatan cinta Tanah-Air.
Bagaimana dengan saat ini, masih adakah diantara kita yang mencintai tanah air dan bangsa melebihi cintanya pada diri sendiri? Atau pertanyaan ini pertanyaan yang cukup bodoh untuk diajukan? Siapa yang masih perlu mecintai tanah air dan bangsa Indonesia? Yang penting asal kita bisa hidup cukup sandang, pangan dan papan sudah cukup, kalau ada kelebihan sedikit untuk bisa jalan-jalan ke mall, makan enak di café, atau pergi karaokean kan sudah cukup, untuk apa mikirin cinta tanah air dan bangsa! Bahkan kalau mungkin bisa punya rumah yang megah, mobil mewah, dan menyekolahkan anak keluar negeri, setiap tahun bisa liburan kemana kita mau pergi kan sudah lebih dari cukup! Tapi masih ada juga dari bangsa kita yang bergulat dengan kemiskinan untuk makan saja susah dan tinggal di rumah yang lebih mirip kandang dari pada disebut rumah, dan jumlahnya juga tidak sedikit bisa mencapai 50 juta jiwa bangsa Indonesia, apakah masih ada perlunya mencintai tanah air dan bangsa?.
BAB II
PEMBAHASAN
Nilai-nilai yang berkaitan dengan Cinta Tanah Air.
Menerapkan Nilai yang Berkaitan Dengan Cinta Tanah Air
Coba Anda hayati! Sila keberapa yang paling berkaitan dengan Cinta Tanah Air?
Cinta Tanah Air merupakan wujud Pengamalan Sila III yaitu Persatuan Indonesia.
Perwujudan rasa persatuan dan cinta tanah air harus kita laksanakan di lingkungan,
keluarga, sekolah, tempat tinggal kita, bahkan di manapun kita berada.
Misalnya di keluarga; kita amalkan sikap dan tingkah laku hemat, disiplin dan bertanggung
jawab dalam mewujudkan keutuhan dan kebersamaan agar tercapai kebahagiaan lahir
batin, di sekolah, perwujudan rasa persatuan dan Cinta Tanah Air dapat kita wujudkan/
amalkan melalui kegiatan-kegiatan OSIS, UKS, PMR, PRAMUKA dll. Kegiatan-kegiatan
tersebut dapat berupa gerakan penghijauan, kebersihan, karyawisata, upacara bendera
dll.
Semangat persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat dapat kita lakukan melalui
kegiatan-kegiatan seperti siskamling, kerjabakti dll; dan kegiatan-kegiatan seperti itu
telah diprogramkan melalui organisasi-organisasi pemuda misalnya Karang Taruna dan
KNPI.
Sebagai generasi penerus bangsa, hendaknya Anda dapat mewujudkan sikap dan tingkah
laku yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat yang merugikan diri sendiri atau
masyarakat, misalnya dengan cara menjauhkan diri dari pengaruh narkotika, obat-obatan
terlarang, minuman keras dan perkelahian.
Karena hal itu akan menghancurkan masa depan bangsa dan negara.
BEBERAPA hari lagi bangsa Indonesia merayakan 64 tahun Hari Kemerdekaan RI. Kita patut syukuri dan semua aktifitas menyangkut peringatan tersebut merupakan bagian dari cinta (terhadap) Tanah-Air. Berabad-abad lamanya, nenek-moyang Bangsa Indonesia juga sudah melakukan hal sama. Tengoklah sejarah Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928, dan puncaknya tahun 1945, dan terus berlanjut hingga sekarang. Itu semua adalah tonggak-tonggak sejarah yang implikasinya, merupakan kecintaan terhadap Tanah-Air. Suatu bangsa tidak lahir begitu saja, juga bangsa Indonesia. Ia didahului oleh adanya ikatan-ikatan emosional dari suatu kelompok, lalu membesar, membesar yang mengkristal menjadi rasa kebangsaan, faham kebangsaan dan semangat kebangsaan. Dari kelompok tersebut, lalu mengikrarkan diri untuk membentuk sebuah bangsa dan negara. Karenanya tidak heran jika setiap perayaan Hari Kemerdekaan tiba, sebagian dari masyarakat mulai menjajakan pernak-pernik merah putih sebagai hiasan mobil, menjual umbul-umbul bendera Merah Putih dalam berbagai ukuran dan jenis kain. Benarkah semua itu pertanda cinta Tanah-Air? Bagaimana kita memaknai cinta Tanah-Air?
Berikut ini kita lanjutkan tentang perwujudan Cinta Tanah Air yaitu Sumpah Pemuda.
Makna Sumpah pemuda.
Masih ingatkah Anda isi Sumpah Pemuda, coba bacakan kembali.
Sumpah Pemuda yang dicetuskan tanggal 28 Oktober 1928. Menurut Sejarah
menunjukkan bahwa perjuangan bangsa Indonesia dengan keberanian melahirkan
persatuan dan kesatuan bangsa yang saat sekarang ini perlu dipupuk.
Persatuan dan Kesatuan Sumpah Pemuda dapat memberikan ide/gagasan atau
membimbing generasi yang akan datang untuk tetap tegaknya negara kesatuan RI.
Nilai-nilai Sumpah Pemuda perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan
memahami dan menyadari kemajemukan (keanekaragaman) masyarakat Indonesia,
misalnya tidak boleh menbeda-bedakan teman berdasarkan suku bangsa, Agama dan
menggunakan bahasa Indonesia dalam pergaulan sehari-hari dengan baik dan benar.
Coba Anda berikan contoh lain yang pernah dilakukan!
Sumpah Pemuda sebagai tonggak Penegas Persatuan bangsa Indonesia dapat
mencegah perpecahan bangsa, guna memelihara stabilitas pembangunan Nasional untuk
mengisi kemerdekaan. Jika ada hambatan seperti mengaggap suku bangsanya lebih
baik dari yang lain atau menganggap agamanya paling baik dsb, dapat kita atasi bila
kita mengamalkan isi Sumpah Pemuda, sebab tanpa persatuan dan kesatuan, apapun
yang dicita-citakan oleh negara dan bangsa tidak akan berhasil.
Anda tahu bahwa sila ketiga Pancasila mengandung makna Cinta Tanah Air, yang artinya
Cinta kepada Negara tempat kita memperoleh kehidupan dan mengalami kehidupan
semenjak lahir sampai akhir hayatnya.
Oleh sebab itu kita selalu tanggap serta waspada terhadap setiap kemungkinan ancaman,
gangguan dan rongrongan yang dapat membahayakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa
baik yang datang dari luar maupun dari dalam negeri.
Dalam UUD 1945 pasal-pasal yang berhubungan dengan Persatuan dan Kesatuan yaitu:
a. Pasal 1 ayat (1) UUD 1945, bahwa Negara Indonesia adalah Negara
Kesatuan yang berbentuk Republik.
b. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945 berbunyi: .tiap-tiap Warga Negara berhak
dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan Negara.. ayat (2) berbunyi: .Syarafsyaraf
pembelaan Negara diatur dengan UU..
c. Pasal 32 berbunyi: .Pemerintah Indonesia memajukan Kebudayaan
Nasional..
d. Pasal 35 berbunyi: .Bendera Negara Indonesia ialah Merah Putih..
e. Pasal 36 berbunyi: .Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia..
Semua pasal-pasal itu mengatur masalah persatuan dan memperkokoh kesatuan dalam
memajukan cita-cita bersama dan makna yang terkandung didalamnya, bahwa Persatuan
dan Kesatuan itu merupakan syarat mutlak bagi tegaknya suatu Negara dan Bangsa.
Coba: Anda buka UUD 1945, simak dan hafalkan pasal-pasal yang berkaitan dengan
Persatuan dan Kesatuan.
Jika Anda telah memahami tentang makna Sumpah Pemuda, mari kita lanjutkan pada
bahasan berikut tentang tindakan dan perbuatan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,
terutama Sila Persatuan Indonesia antara lain:
a. Menempatkan Persatuan dan Kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan Bangsa
dan Negara, sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
b. Sanggup dan rela berkorban demi kepentingan Bangsa dan Negara.
c. Cinta Tanah Air dan Bangsa.
Bangga berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
Bisa dikatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dilahirkan oleh generasi yang mempunyai idealisme cinta tanah air & bangsa, kalau tidak, mungkin saat ini kita bangsa Indonesia masih dijajah oleh Belanda yang luas negaranya dibandingkan pulau Bali saja masih luasan pulau Bali. Kita harus sangat terimakasih kepada para tokoh yang mencentuskan pembentukan organisasi Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908, para pencetus Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, dan para tokoh yang memungkinkan terjadinya proklamasi 17 Agustus 1945. Saya sangat yakin mereka adalah contoh paling pas untuk dijadikan tokoh-tokoh nasionalis tulen yang cintanya pada tanah air dan bangsa melebihi cintanya pada diri sendiri yang kita harus hormati sepanjang masa.
Mencintai Tanah Air dan Bangsa mendorong setiap warga negara untuk
lebih mengenal dan menghayati, adat istiadat dan kehidupan Bangsa Indonesia yang
beraneka ragam coraknya dari seluruh Tanah Air.
Sudah menjadi kewajiban Bangsa memajukan pergaulan demi Persatuan dan Kesatuan
Bangsa yang ber Bhinneka Tunggal Ika.
Sebagai perwujudannya adalah Sumpah Pemuda.
Apa itu Sumpah Pemuda?
Kita ketahui bahwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 adalah Cerminan dari tekad dan
ikrar para Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa.
Pada saat itu mereka tidak membeda-bedakan Suku, Pulau, dan Organisasi mana, karena
tekad mereka ingin bersatu untuk merebut Kemerdekaan dari para penjajah. Semangat
Persatuan pada waktu itu sangat menonjol, mereka bertekad hidup atau mati tiada jalan
lain untuk merebut kemerdekaan kecuali bersatu padu.
Hasil dari tekad dan ikrar para pemuda yaitu pernyataan Sumpah Pemuda yang berbunyi:
1. Kami putra putri Indonesia mengaku, bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
2. Kami putra putri Indonesia mengaku, berbangsa satu bangsa Indonesia.
3. Kami putra putri Indonesia mengaku, menjunjung bahasa persatuan bahasa
Indonesia.
Ketiga keputusan tersebut dipatuhi oleh semua perkumpulan kebangsaan Indonesia.
Keyakinan persatuan Indonesia diperkuat dengan memperhatikan dasar persatuan,
yaitu Kemauan, Sejarah, Bahasa, Hukum adat dan Pendidikan.
Adapun makna Sumpah Pemuda menjadi tonggak penegas yang sangat penting dalam
sejarah atau lebih jelasnya, bahwa kita wajib menjujung tinggi persatuan Indonesia
berdasarkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
Kita bangga bertanah air, berbangsa dan berbahasa Indonesia; Karena itu kita wajib
mencintai tanah air,bangsa dan bahasa Indonesia.
Simaklah baik-baik isi dan makna Sumpah Pemuda tersebut, seandainya Anda masih
belum hafal isi Sumpah Pemuda, silahkan isi dan lengkapi kalimat pada kolom yang
tersedia:
Sumpah Pemuda
1. Kami putra putri Indonesia, mengaku,.................................
2. Kami putra putri Indonesia, mengaku,.................................
3. Kami putra putri Indonesia, mengaku.................................
Dewasa ini telah terjadi perubahan-perubahan yang sangat pesat dan luas di seluruh
Dunia sebagai akibat adanya kemajuan daya nalar/pikir manusia. Perubahan perubahan
yang dinamis itu dapat dirasakan dalam derap Pembangunan Nasional, hal itu akan
mempengaruhi aspirasi/ pendapat, cara berpikir dan sikap atau perbuatan manusia.
Perubahan Sosial dan Budaya akan menghasilkan perubahan tata nilai, tetapi karena
tata nilai baru belum melembaga sementara tata nilai lama mulai ditinggalkan, maka
timbulah berbagai gejolak, ketidak pastian, rasa cemas dan kegelisahan.
Untuk menghadapi perubahan-perubahan itu, bangsa Indonesia harus makin
memantapkan kesetiaannya kepada Pancasila, dengan cara menghayati
mengamalkannya dalam segala bidang kehidupan (Ekonomi, Sosial Budaya dsb).
Kita dapat mengambil pelajaran dengan memperhatikan kehidupan masyarakat, di
negara.negara industri maju. Kehidupan tanpa mengenal Ketuhanan Yang Maha Esa
mengakibatkan mereka kehilangan nilai-nilai etik, moral dan spritual.
Tanpa Kemanusiaan yang adil dan beradab, kemajuan bidang ekonomi, ilmu pengetahuan
dan teknologi justru akan memerosokkan nilai-nilai kemanusiaan ke dalam tempat yang
rendah. Tanpa nilai Persatuan dan Kesatuan, dapat disaksikan bangsa-bangsa
mengalami perpecahan dari dalam, misalnya permusuhan antar suku bangsa, antar
agama atau ras.
Tanpa nilai-nilai Kedaulatan rakyat, dapat disaksikan tumbuhnya kekuatan kekuatan
pemerintahan yang sewenang-wenang yang akhirnya terjadi pertentangan antara
pemerintah dan rakyat. Tanpa nilai-nilai Keadilan sosial, dapat disaksikan kesenjangan
sosial dalam masyarakat, akan terjadi kecemburuan sosial antara sikaya dan si miskin.
Lebih lanjut hal ini dapat menimbulkan keresahan dan perpecahan yang selanjutnya
dapat membahayakan kelestarian hidup bangsa dan negara.
Oleh sebab itu, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila mutlak harus dihayati
dan diamalkan, agar kita dapat terhindar dari akibat-akibat buruk yang dibawa oleh zaman
tersebut.
BABIII
KESIMPULAN
Cinta Tanah air itu sendiri adalah adalah saat kamu bangga dengan apa yang ada pada tanah airmu…Saat kamu menghargai sekecil apapun jasa yang telah diberikan Pahlawanmu n Saat kamu mau berkorbaan untuk Bangsa dan Negaramu.cinta pada diri sendiri cinta akan tanah bumi ini melebihi cintamu kepada bangsa lain.rela berkorban demi bangsa dan negara,seperti kamu mencintai tuhan mu.
Dan cinta tanah air adalah mengorbankan seluruh jiwa raganya hanya untuk negaranya dan tidak melakukan banyak kerugian yang besar terhadap negaranya.
Dari beberapa kegiatan yang telah Anda pelajari dapat disimpulkan:
- Suatu Negara dan Bangsa tidak akan berdiri dengan kokoh tanpa Dasar Negara yang
kuat dan tidak akan dapat mengetahui dengan jelas kearah mana tujuan yang ingin
dicapai tanpa Pandangan Hidup.
- Pancasila yang dijadikan Dasar Negara digali dari bumi Indonesia sendiri dengan tidak
meniru dari bangsa lain tapi sudah beurat berakar dalam sifat tingkah laku masyarakat
Indonesia karena itu bangsa Indonesia lahir dengan kepribadian sendiri yang bersamaan
dengan lahirnya bangsa dan negara itu. Dan kepribadian itu ditetapkan sebagai
Pandangan Hidup.
- Sumpah Pemuda merupakan cerminan dari tekad dan ikrar para pemuda, pelajar dan
mahasiswa yang ingin bersatu untuk merebut kemerdekaan dari para penjajah dengan
tidak menbeda-bedakan suku,pulau dan organisasi manapun.
Makna Sumpah Pemuda bahwa kita wajib menjunjung tinggi Persatuan Indonesia
berdasarkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, merasa bangga bertanah air, berbangsa
dan berbahasa Indonesia.
- Isi nilai moral yang terkandung dalam Pancasila mempunyai peranan penting, bagi bangsa
Indonesia dalam bersikap dan bertingkah laku.
- Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila meliputi sifat Oyektif dan Subyektif.
- Cinta Tanah Air merupakan Pengamalan dan wujud dari Sila Persatuan Indonesia yang
dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari di Keluarga, Sekolah dan Masyarakat.